Gambar Tugu Khatulistiwa Pontianak
Pontianak hanya ada 12 negara di dunia yang dilintasi garis khatulistiwa. Khatulistiwa siantan dikota pontianak kalbar didirikan pada pada masa penjajahan belanda dan menjadi penanda titik nol derajat garis khatulistiwa dan menjadi icon kota pontianak.
Tugu Khatulistiwa Pontianak
Tugu khatulistiwa terletak di jalan khatulistiwa pontianak kalimantan barat.

Gambar tugu khatulistiwa pontianak. Anda tepat di titik tersebut saat mengunjungi tugu khatulistiwa. Catata ini dikutip dari bijdragentot de geographe dan chep van den topographeschen dien in nederlandsch indie. Detiktravel berkunjung ke sana beberapa waktu lalu.
Namun hanya ada 1 kota yang persis memisahkan belahan bumi utara dan selatan yakni pontianak. Tugu ini menjadi salah satu ikon wisata kota pontianak dan selalu dikunjungi masyarakat khususnya wisatawan yang datang ke kota pontianak. Lokasi tugu khatulistiwa ini berada kurang lebih 3 km dari pusat kota pontianak dengan malalui akses jalan menuju.
Pengertian fungsi tugu dan pengaruh adalah garis imajiner atau khayal yang membagi bumi di belahan utara dan selatan panjang khatulistiwa sekitar 40 075 kilometer atau 24 901 5 mil di benua amerika selatan dan afrika dan di sejumlah pulau dan lautan dan di 13 negara. Di waktu waktu tertentu bayangan benda benda di sekitar tugu khatulistiwa bisa menghilang. Tugu khatulistiwa atau equator monument berada di jalan khatulistiwa pontianak utara provinsi kalimantan barat lokasinya berada sekitar 3 km dari pusat kota pontianak ke arah kota mempawah.
Tugu khatulistiwa pontianak berada di daerah jl. Traveler dapat mengunjungi tugu khatulistiwa di jalan khatulistiwa pontianak kalimantan barat. Uraian sejarah tugu khatulistiwa pontianak diambil dari catatan pada 1941 yang diperoleh dari v.
Penulis mengambil gambar mengenai data ini pada juni 2012. Pontianak berkunjung ke pontianak wajib mampir ke tugu khatulistiwa. En v oleh opsiter wiesse.
Tugu khatulistiwa pontianak di bangun pada tanggal 31 maret tahun 1928 oleh tim ekspedisi geografi internasional yang di pimpin oleh seorang ahli geografi berkebangsaan belanda yang dilakukan secara astronomi artinya bahwa pengukuran yang mereka lakukan tanpa mempergunakan alat yang canggih seperti satelit atau gps mereka hanya berpatokan pada garis yang tidak smooth garis yang tidak rata.



















